Rabu, 06 September 2017

Berbaik Sangka

Bismillah,
Ada rencana ingin kembali memposting resep-resep makanan yang sudah dicoba-coba. Ternyata cukup membantu sebelum memasak. Terutama saat buku catatan resep fisik konvensional sudah terlalu dekil dan memusingkan untuk dilihat. Eh, akhirnya malah nulis "curhatan remah roti" seperti ini.

Sebenarnya saya tipe anak yang sangat mudah tersinggung dengan apa yang orang lain ucapkan. Orang komentar ini ono sedikit, langsung deh prasangka. Siapa tahu orang ini bermaksud menghina. Siapa tahu dia bermaksud menjatuhkan mental. Siapa tahu mereka dengki, membenci kebahagiaan saudaranya. Sempat pusing sendiri dengan sifat su'udzon ini.

Sesudahnya ternyata kita bisa memahami posisi orang lain, bila lebih berani membuka interaksi lebih luas. Dengan orang baru atau orang dekat yang jarang kita temui dan tidak kita pahami sifatnya dengan baik (loh, bukan dekat dong namanya hihi). Suatu ketika saya janjian ketemu teman satu pengajian, Saat itu saya bingung memulai percakapan. Terasa mudah ngobrol di chat Whatsapp, tapi ya kok bingung pas tatap muka. Supaya tak kelihatan basi, saya lontarkanlah sebuah pertanyaan. Menurut saya itu hanya pertanyaan sepele pemantik keakraban. Tapi lihat ekspresi lawan bicara saya waktu itu! Dia tampak agak gak happy dengan pertanyaan saya. Jawabannya singkat, pelan, disertai wajah yang mendadak murung. Sekejap saya malah merasa gak enak. Padahal saya tak bermaksud buruk.

Bukan bagaimana rasa gak enak saya yang menarik dibahas.

Namun bagaimana sejak saat itu saya mulai memahami apa yang dirasakan setiap orang ketika berbicara dengan saya. Sama seperti apa yang saya rasakan ketika ngobrol dengan teman diatas. Ada banyak kemungkinan didalamnya. Siapa tahu dia juga bermaksud mencairkan suasana. Bingung cari topik pembicaran hingga terpaksa meluncurkan kata-kata yang ibarat bom atom di hati kita. Bisa jadi juga sih memang lawan bicara kita tidak bermaksud baik.

Ada banyak kemungkinan...

Sumber : www.wookmark.com

Tapi SELALU berpikir bahwa orang lain bermaksud baik akan lebih membahagiakan kita.
Tapi SELALU berpikir bahwa orang lain ingin mengenal kita akan lebih menenangkan.

Jadi memang super salah kalau kita langsung judge negatif seseorang, hanya berdasar satu dua patah kata disampaikan. Itu tak mencerminkan apa yang sebenarnya ia pikirkan.

Semoga Allah mudahkan kita selalu berbaik sangka dengan sesama 😘😘

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rumah Gula-Gula Pindahan, ya

Bismillah, Rumah Gula-Gula pindah ya ke https://rumahgulagula.wordpress.com Tema mungkin akan sama dengan versi tulisan di Blogspot ini...