Tampilkan postingan dengan label Resep Roti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resep Roti. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Desember 2017

Donat Kentang

Bismillah
Yeayyyy Alhamdulillah lagi rajin bikin re-rotian. Hehe sebenarnya kisah sebulan yang lalu. Awal November kalo ndak salah, sekarang aja baru diposting. Kali ini trial donat kentang. Pada mulanya, pengen bikin donat karakter gitu. Nyontek Tabloid Majalah Sedap Edisi 381 : Donat Kentang Karakter Lebah

Tapi... pada kenyataannya bikin donat kentang dasar sendiri tuh perjuangan. Dari nge-giles adonan, mencetak, dan menggoreng. Bentuknya masih jauh banget kerapiannya dari donat di mall-mall, hihi. Jadi pas donat kentang nya dah jadi trus mo dihias, tenaga plus semangat awal sudah kendor. Cek kulkas eee ada Elmer Dip Glaze Tiramisu. Setahun yang lalu sempet ikutan demo nya Elmer trus mereka baik hati ngasih kita goodie bag. Salah satunya Elmer Dip Glaze Tiramisu. Singkatnya, rencana Donat Kentang Lebah berubah jadi Donat Kentang Tiramisu yang lebih simpel 😎😆. 

Sekilas info, Elmer Dip Glaze bisa diaplikasikan langsung sebagai topping donat. Kalau saya ditim dan ditambah sedikit minyak dulu, supaya lebih enceran dan bisa dicelup ke donat. Kata teknisi Elmer juga, bahan kue ini bisa dicampur dengan cream frosting maupun isian cake dan choux pastry. Oh ya, buat topping nugget pisang jaman now pun enak. Sifat topping ini tidak akan mengeras ataupun retak-retak seperti Dark atau Colourfull Cooking Chocolate pada umumnya. Untuk cita rasa menurut saya lembut dan creamy. Tapi mungkin agak terlalu manis, masalah selera masing-masing.

Resep donat kentangnya diambil dari Tabloid Saji. Alhamdulillah enak dan lembuuut. Lembut ringan terutama pasca diangkat dari penggorengan langsung. Tapi beberapa jam kemudian, agak padat sedikit. Biar awet lembut bisa ditambah bread improver kali, ya. Nantilah di trial kedua (tahun depan 😁). Untuk menggoreng lebih baik pakai minyak padat khusus menggoreng supaya hasil akhir tidak terlalu berminyak. Kebetulan yang ada saat itu minyak goreng biasa.


Resep Donat Kentang Tiramisu

Bahan : 
Terigu Protein Tinggi 500 g
Gula pasir 50 g
Ragi instan 1 sachet
Kentang kukus 200 g

Kuning telur 3 butir
Putih telur 1 butir
Susu cair 130 ml
Margarin 100 g
Garam 1 sdt


Topping :
Elmer Dip Glaze lupa nimbang
Minyak Goreng 1 sdt


Cara :
1. Lumatkan kentang kukus, campur dengan margarin dan garam. Aduk rata, sisihkan.
2. Aduk rata terigu, gula, ragi. Masukkan kuning telur, putih telur, dan susu cair. Aduk sebentar sampai kalis. Masukkan campuran garam, margarin, kentang. Aduk sampai adonan kalis elastis.
3. Bentuk bulat adonan, diamkan dalam baskom tertutup sekitar 15 menit.

4. Gilas sampai berbentuk persegi panjang dengan ketebalan 1,5 cm. Diamkan adonan 10 menit.
5. Cetak adonan donat. Tata diatas loyang yg telah ditaburi sedikit terigu. Beri jarak antara satu adonan donat dan lainnya.
6. Diamkan adonan donat kurang lebih 30 menit.

7. Panaskan minyak yg banyak dengan api sedang. Goreng donat sampai permukaan kering kecokelatan. Tiriskan dari minyak.
8. Tim Elmer Dip Glaze Tiramisu. Tambahkan sekitar 1 sdt minyak goreng. Aduk rata.
9. Celup donat ke topping. Sajikan.


Selamat mencoba, semoga bermanfaat 😘

Kamis, 02 April 2015

Bakpao Kilat

Ceritanya, pas main di Bogasari Expo mampir ke stand produk Chesa. Mbak SPG-nya nawarin premix cepat saji bikin bakpao. Katanya sih, praktis tinggal ngulen-ngulenin pake tangan sudah empuk. Selain itu bahan-bahan bakpao semua-muanya sudah ada di dalam itu kotak, mulai dari tepung, shortening, gula, ragi, hingga plastik penutup adonan dan alas bakpao untuk dikukus. Baik banget deh, Bogasari. Setahu saya kalau mau usaha bikin tanpa premix bisa saja. Tapi ada satu tepung yang sukar diperoleh (Tang Mien) sehingga kadang menyurutkan langkah membuat bakpao. Juga kebetulan barusan ngintip demo bikin bakpao gratisan di tempat yang sama. Kayaknya seru,ya. Akhirnya saya pun terbujuk membeli 2 kotak Chesa Pao dengan berat masing-masing 455 g.

Seperti biasa, bahan-bahan bikin kue yang barusan dibeli biasanya dianggurin dulu di lemari. Menjelang masa expired baru nyadar. Sudah waktunya berlatih bikin bakpao. Kalau hasilnya bagus bisa dipamerin ke tetangga-tetangga. Kalau sudah advance bisa terima pesanan #asyiknya mengkhayal.

Cuma bisa bentuk bulat-bulat -_-
Langkah awal membuat bakpao sebaiknya mempersiapkan isinya. Kami (saya dan Mama) memilih isian unti dan tumis ayam cincang. Memang kata "kilat" pada judul diatas terlalu bombastis, tapi apa sih di dunia ini yang tidak perlu usaha hehe? Untuk resep keduanya ilmu yang dipakai adalah kirologi. Dan saya yakin Anda pun akan cenderung tidak memperhatikan presisi timbangan bahan-bahan. Tinggal icip-icip kurang manis atau asin. Namun jika ada yang mau, saya lampirkan resep dari NCC. 

Kalau pas ngukus ketetesan air bakpaonya jadi keriput & basah
Kalau untuk unti sebaiknya pilih daging kelapa muda supaya empuk. Gula merahnya yang warnanya agak gelap biar unti-nya warnanya enggak pucet. Masak dengan api kecil sambil diaduk-aduk. Isian tumis ayam menggunakan daging ayam giling atau cincang. Kalau kami tidak terlalu suka aroma nyegrak bawang putih jadi bawang bombay yang dicincang halus sudah memadai. Tumis dengan api kecil sambil sesekali diaduk, tambahkan kecap manis, gula, garam, dan merica bubuk. Cita rasa finalnya manis, karena selera pribadi juga. Isian bisa dibuat 2 hari sebelumnya. Simpan di wadah tertutup dan taruh di freezer. Oh ya, sebelum dipake untuk isian, di-thawing dulu.

Resep Bakpao a la Chesa Pao
Hasil : 22 (untuk 2 kotak)

Cara Membuat Bakpao :
1. Campur terigu, gula (keduanya sudah ada di satu bungkus), ragi instant. Aduk rata.
2. Masukkan shortening lalu air es (2 kotak membutuhkan 260 ml). Uleni sampai kalis.
*) Kalis diketahui dengan mengambil sedikit adonan. dibulat-bulatkan lalu dipipihkan dan diregangkan hingga terlihat selaput tipis (kayak permen karet).
3. Diamkan adonan sampai mengembang 2 kali lipat.
4. Bentuk bakpao bulat-bulat. Masukkan isian lalu bentuk sesuai selera.
5. Diamkan sampai bakpao mengembang (30 - 45 menit)
6. Kukus dalam dandang yang sudah dipanaskan sebelumnya dalam api sedang selama 13 menit.

Bahan Isian Bakpao  
Ayam Semur

250 gr daging giling
Bumbu haluskan :
5 bh bawang
3 bh bawang putih
¼ sdt lada bubuk
1 ruas jahe, memarkan
3 sdm minyak goreng
½ bh bawang Bombay, cincang
5 sdm kecap manis
½ sdt garam
½ sdt gula
Cara Membuat:
1. Kukus daging giling hingga matang, sisihkan.
2. Tumis bumbu halus, masukkan bawang Bombay cincang tumis hingga wangi masukkan bumbu halus, tumis sebentar, tuang daging giling. Aduk hingga rata, beri kecap, garam dan gula, aduk hingga rata dan bumbu meresap. Angkat.
*) Kalau saya daging langsung ditumis tanpa dikukus
Unti
Bahan:
500 gr kelapa parut
150 gr gula pasir (saya pakai gula jawa)
¼ sdt garam
½ sdt vanili
3 lbr daun pandan
Cara Membuat :
Campur semua bahan, masak dengan api sedang hingga matang dan liat. Angkat, dinginkan.

Usahakan jangan sampai ada air yang netes ke bakpao saat dikukus ataupun saat tutup diangkat. Bisa-bisa bakpaonya "peyot" dan "keriput". Soalnya pernah kejadian -_-
Hampir kelupaan nulis, dari segi tekstur dan rasa, bakpaonya enduaaang banget. Lembut, kenyal, dan tak melelahkan rahang untuk mengunyah. Rasanya juga pas, gurih dan manis-manis samar. Dimakan tanpa isian pun sepertinya bisa, hehe. Alhamdulillah nemu tepung premix yang memudahkan ini ^_^
Salam Maniessss ^_^

Referensi :




Senin, 23 Maret 2015

Roti Gambang

Sebenarnya saya bukan fans roti gambang, bukan pula idola apalagi penggemar beratnya :p. Tapi penasaran juga belajar bikin. Setelah lihat instruksi pembuatannya dari Tabloid Saji langsung semangat '45 mencoba membuat roti jadul ini. Enggak ribet. Bahan-bahannya juga murah meriah, gampang diperoleh di dapur. 

Sekilas info, roti gambang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Jaman susah dulu, nenek kakek moyang kita mengganti ragi dengan baking powder sebagai pengembang. Lalu gula pasir diganti dengan gula aren. Dengan alasan ekonomis sepertinya. Orang Betawi menyebutnya roti ini "Gambang" karena bentuknya mirip dengan alat musik tradisional yang wajib ada pagelaran musik Betawi, Gambang Kromong. Nah, orang Semarang lain lagi. Mereka menyebutnya "Roti Ganjal Rel" karena mirip papan ganjalan rel kereta api.

Tekstur roti gambang khas. Ketika digigit, kesan pertamanya memang keras bagian luarnya. Tapi pas interiornya, kita akan temukan tekstur yang lebih lembut, mempur, agak chewy. Bukan lembut kayak roti-roti Asia jaman sekarang, lho. Lembut tapi padat. Cocok jadi pengganjal rel, eh perut kita ding ^0^ Rasanya tidak terlalu manis.

Kemarin pas bikin, saya keliru menakar gula dan airnya. Sepertinya air terlalu banyak sehingga akhirnya kurang manis. Mendidihkannya juga tak sampai kental seperti sirup. Kekeliruan lainnya masalah tepung. Di resep, tertulis penggunaan tepung protein tinggi. Bodohnya saya skip karena sok tahu beranggapan kalau pake tepung ini kemungkinan kurang lembut rotinya. Setelah terlanjur diaduk, tangan saya langsung lengket-lengket. Baru sadar, tepung protein rendah cenderung menyerap air lebih banyak sehingga adonan lebih cepat lengket dan basah. Konsekuensinya (cailee konsekuensi...) pas bentuk-bentuk adonan jadi sulit. Adonan nempel-nempel ditangan. Tapi Alhamdulillah selesai dipanggang, roti gambang saya selamat. Tekstur luar keras, tapi dalamnya lembut. Yang terpenting, rotinya masih mengembang. 

Selasa, 17 Maret 2015

Roti Empuk

Assalamualaykum para pembaca budiman dimanapun kalian berada...

Beberapa minggu yang lalu belajar bikin roti lagi. Resepnya dapet duluuu waktu  kursus, dengan sedikit penyesuaian. Alhamdulillah hasil roti empuk, lembab di dalam, dan gurih. Sukses disebar ke perut-perut keluarga dan tetangga. Soal bentuk bisanya cuma bulet-bulet, haha (amatir abiesss) abis itu dimasukkin ke cup-cup biar kalo bocor enggak kelihatan ;p. 

Sedikit behind the story, kemarin bingung mengira-ngira jumlah airnya dan terjadilah dua adonan. Satu adonan  ditambah air kira-kira 200 ml untuk 500 g tepung (adonan satu) satunya lagi 250 ml (sebut saja adonan dua). Adonan pertama tidak lengket tapi kalo dipegang kayaknya kering dan agak terlalu elastis. Maksudnya kalo ditarik cenderung kembali ke posisi semula. Adonan kedua agak aneh dan bikin jantung dag dig dug. Lengket di tangan, basah, dan sukar dibentuk pastinya (karena lengket-lengket gitu). Mungkin karena tepung protein tinggi yang dipakai bukan yang bangsanya Komachi atau Cakra Kembar Emas.

Rumah Gula-Gula Pindahan, ya

Bismillah, Rumah Gula-Gula pindah ya ke https://rumahgulagula.wordpress.com Tema mungkin akan sama dengan versi tulisan di Blogspot ini...